“Long Trip With Shadow”

Aku tertidur dalam sebuah perjalanan….perjalanan panjang yang tak pernah aku lakukan….

Langkah pun tak terasa seakan melayang dalam lamunan….terbang tinggi, itu lah yang aku bayangkan…..

Kendaraan melaju kencang….tubuh ku pun terombang – ambing dalam sebuah goncangan…lubang yang dalam tak terasa ku lawan….
Aku merasa goncangan itu tak mampu aku hadang, tapi itu hanya ku rasakan saat aku terbang dalam sebuah perjalanan…..

Matahari mulai bersinar terang, aku pun mulai beranjak dalam terbang yang tak tersadarkan…..

Waktu pun berkata “KAU TELAH SAMPAI DALAM SEBUAH PERJALANAN PANJANGAN”…..Menikmati hari – hari yang melelahkan….bergelut dalam cobaan yang tak tersadarkan….dan kini kau terdanpar dalam sebuah kamar yang terang….

FIKIR

Fikir….kau tanam suatu coretan yang tak dapat dipahami.
Kau beri arti dalam hati…..kau curahkan dalam langkah yang tak pasti….

Fikir….cara mu memberi tak dapat aku hadapi.
terseret dalam keheningan hari-hari….tersandar aku dalam renungan mimpi…..
Terguncang tak terasa, terlempar seakan tak nyata.

Aku terasa hilang….Aku terasa bimbang……
Aku takut akan dahsyat-nya kau jatuh kan aku….”FIKIR”

U Always In My Life || Let me go be free

“WordPress Pada Server Lokal”

Sebelum kita mengetahui cara instalasi WordPress ada file hosting tempat kita menyewa server hosting, ada baiknya kita mempelajari bagaimana cara instalasi pada server lokal terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar kita dapat mensimulasikan dan mempelajari lebih dalam mengenai WordPress, selain itu juga bila kita ingin lebih mempersonalisasi WordPress yang kita miliki dengan mencoba-coba mengganti template atau bahkan memodifikasi template dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus membayar biaya untuk koneksi internet dan bila hasilnya telah kita anggap telah sesuai dengan yang kita inginkan barulah template yang telah dipersonalisasi diupload pada file hosting.

Persiapan yang dibutuhkan untuk menginstal WordPress pada server lokal adalah :

  1. Software Apache Server (PHP Triad, XAMPP, dll.). Walau banyak sekali software Apache Server, saya sangat menyarankan anda untuk menggunakan XAMPP (seperti pada sharing kali ini), alasan sederhananya karena XAMPP telah menggunakan PHP versi 5 yang menjadi standarisasi PHP engine saat ini. Untuk XAMPP anda dapat mendownload [disini] atau pada sub kategori “Online Tools” pada kategori “Ruang Download”
  2. File instalasi WordPress (yang terbaru versi 2.7), bisa didapatkan pada website resmi WordPress (http://wordpress.org) atau bisa juga didapatkan [disini] atau pada sub kategori yang sama dengan XAMPP.
  3. Web browser (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Netsacpe Navigator, dll.)
  4. Text Editor (notepad, dll)

Setelah semua persiapan yang dibutuhkan telah tersedia, langkah selanjutnya adalah :

  1. Install software Apache Server (XAMPP) pada komputer anda, karena kali ini kita menggunakan XAMPP maka sebaiknya untuk direktori instalasi sebaiknya ditaruh pada root direktori (secara default XAMPP sendiri telah tersetting untuk terinstal pada root direktori “C:\xampp”, gbr1).
  2. xampp-1 Instalasi WordPress Pada Server Lokal (Localhost)

  3. Pastikan pada saat instalasi XAMPP, tandai service untuk Apache dan MySQL, selanjutnya klik Install dan biarkan proses intalasi hingga selesai. Jika telah selesai Restart komputer anda.
  4. xampp-2 Instalasi WordPress Pada Server Lokal (Localhost)

  5. Bila proses intalasi XAMPP telah sukses pastikan Apache dan MySQL service telah berjalan pada komputer anda, untuk memastikan buka XAMPP Controll Panel pada “Start – All Programs – Apache Friends – XAMPP – XAMPP Controll Panel”, lihat apakah telah berjalan atau tidak. Bila tidak ada keterangan “Running”, klik saja tombol “Start” pada Apache dan MySQL.
  6. xampp-3 Instalasi WordPress Pada Server Lokal (Localhost)

  7. Buka web browser dan lakukan tes dengan mengetikkan alamat url “localhost”, (tanpa tanda kutip). Bila langkah 1 hingga 3 telah benar dilakukan maka pada jendela web browser akan muncul keterangan “XAMPP for Windows”.
  8. Langkah selanjutnya buka fasilitas phpMyAdmin, masih pada web browser kaetikkan alamat url “localhost/phpmyadmin”. phpMyAdmin merupakan fasilitas untuk memudahkan kita dalam pembuatan dan manajemen database web yang menggunakan PHP engine.
  9. Selanjutnya pada phpMyAdmin buatlah sebuah database dengan nama terserah anda, sebagai contoh disini menggunakan nama “wp_neh”. Untuk membuat database baru caranya, pada field “Create new database” ketikkan nama database yang ingin dibuat dan klik tombol “Create”.
  10. phpmyadmin-1 Instalasi WordPress Pada Server Lokal (Localhost)

  11. Setelah ditekan “Create” maka phpMyAdmin akan muncul tulisan “Database wp_neh” has been created”
  12. phpmyadmin-2 Instalasi WordPress Pada Server Lokal (Localhost)

  13. Persiapan database untuk WordPress yang akan digunakan nantinya telah selesai, langkah selanjutnya adalah buat folder baru misalnya saja nama foldernya adalah “wpku” dan ekstrak file instalasi WordPress yang sebelumnya telah disiapakan pada folder “wpku” yang kita buat dan pastikan file-file hasil ekstraksi td tidak berada dalam folder lagi, jadi misalnya akan seperti “wpku/<hasil ekstraksi>” bukan “wpku/apalah/<hasil ekstraksi”. Selanjutnya cut atau copy folder “wpku” pada “C:\xampp\htdocs\” sehingga akan menjadi “C:\xampp\htdocs\wpku”, dengan demikian nanti alamat url WordPress yang kita buat pada server lokal, pada web browser akan bernama “http://localhost/wpku”. Jadi bila tadi pada pembuatan folder baru anda menggunakan misalnya “mywp” maka pada web browser pun alamat url untuk server lokalnya menjadi “http://localhost/mywp”.
  14. wordpress

  15. Langkah berikutnya, masuk kedalam folder “wpku” yang terdapat didalam folder “htdocs” dan buka file yang bernama “wp-config.php” dengan notepad, atau aplikasi sejenisnya.
  16. Isikan seperti dibawah ini :
    define(’DB_NAME’, ‘wp_neh’); // The name of the database
    define(’DB_USER’, ‘root’); // Your MySQL username
    define(’DB_PASSWORD’, ”); // …and password
    define(’DB_HOST’, ‘localhost’); // 99% chance you won’t need to change this value
    define(’DB_CHARSET’, ‘utf8′);
    define(’DB_COLLATE’, ”);
    Selanjutnya “Save”
    Ket :
    DB_NAME = merupakan nama database yang dibuat td di phpmyadmin (dalam contoh ini kita membuat database “wp_neh”)
    DB_USER = user yang digunakan untuk akses database (default user localhost adalah root, dapat dilihat pada phpmyadmin bagian “Priveleges”)
    DB_PASSWORD = password yang digunakan untuk akses database (default pada localhost kosong, sama seperti user password dapat dilihat pada phpmyadmin bagian “Priveleges”)
    DB_HOST = karena kita sedang melakukan instalasi pada server lokal maka Host-nya adalah localhost.
    Cat : untuk menjaga keamanan database user dan password dapat diganti atau dibuat sesuai kehendak dengan cara pada home phpmyadmin, masuk kedalam menu “Priveleges” dan tekan “Add a new User”
  17. Buka web browser yang anda miliki, ketikkan pada url sesuai dengan alamat localhost anda (pada contoh kali ini adalah “http://localhost/wpku”).
  18. wordpress

  19. Bila langkah yang anda lakukan sesuai dengan langkah sebelumnya, akan muncul seperti gambar diatas. Isikan field “Blog Title” dengan nama blog anda, dan “Your E-mail” dengan email valid anda. Selanjutnya klik “Install WordPress”
  20. wordpress

  21. Pada saat setelah anda menekan “Install WordPress” akan tampil seperti gambar diatas pada web browser anda. Untuk sementara hapalkan username dan password yang muncul, untuk memudahkan copy saja atau printscreen. Selanjutnya “Login”.
  22. Pada jendela user authentication isikan sesuai dengan username dan password seperti yang diberikan sebelumnya. Bila anda berhasil masuk ke Dashboard WordPress, yipieeee…. selamat anda telah sukses melakukan instalasi WordPress pada server lokal
  23. Terakhir untuk memudahkan serta lebih mempersonalisasi dan memudahkan anda dalam username dan password agar dapat sesuai keinginan anda, ikuti langkah dibawah : a. Pada Dashboard WordPress, pilih menu “Users”
    b. Pada kolom Add New User, isikan field-field yang disediakan (username, password, email, first name, last name, etc.)
    c. Pada “Role” drop down dan ganti menjadi administrator, klik Add User
    d. Bila berhasil pada kolom Manage User selain admin juga terlihat username dan email yang baru anda buat.
    e. Log Out WordPress anda, dan ulangi login menggunakan user yang baru anda buat
    f. Masuk kembali ke menu “Users”, beri tanda pada username admin dan klik delete
    g. Setelah klik delete akan tampil jendela Delete Users dengan pemberitahuan singkat. Tekan tombol “Confirm Deletion”
    h. Anda akan dibawa kembali ke halaman Manage User. Dengan demikian bila anda nantinya ingin login masuk kedalam halaman admin, gunakan selalu username dan password yang baru anda buat bukan admin. Sekedar catatan halaman login admin dapat diakses pada url : http://hosting-anda.domain/wp-admin, jadi pada contoh kali ini yang menggunakan server lokal halaman login dapat diakses pada url http://localhost/wpku/wp-admin.

Yup akhirnya kelar juga Instalasi WordPress pada server lokal (localhost), saya benar-benar berharap tidak hanya untuk tutorial WordPress ini tapi keseluruhan isi web ini dapat mempunyai manfaat buat anda semua.Amin……

“U Really…”

Aku…..Aku Masih terus berfikir dan tak kan pernah berhenti untuk memahi diri.

mencoba merasakan langkah kaki agar menjadi lebih menyatu dalam hati .

Mengenang mu tak lebih dari sebuah peluh yang harus terus ku basuh.

Terasa perih dibibir jika tersentuh.

Terasa mengeluh  jika masih terjatuh.

Aku tak dapat mencari asa  yang lebih tersadar jika hari-hari ku mulai terujung.

Aku pun tak dapat mencari waktu yang baru jika roda ku masih murung.

Mungkin aku salah memahami tapi aku selalu mencoba mengerti.

Kau perlahan datang dan pergi tapi hati ini masih bimbang tuk memiliki.

Hanya kata “U Really…” , karena dirimu adalah mimpi yang tak pernah aku mengerti.  ( moment of 15/11/2008)

“Take It Easy…..!!! (aku selalu ada)”

Malam…terseret aku dalam keheningan mu,

Terfikir akan mimpi-mimpi yang semu.

Kau lihat hari-hari ku yang tak berdaya saat kau hantar aku akan banyang-nya.

Malam…..Kau jelaskan makna cinta saat aku terdampar tuk mengenang-nya.

Kau beri satu arti yang tak mungkin aku temui,  arti mimpi yang tak mungkin aku miliki tuk ku jalani.

Malam….Tetaplah kau beri satu isi keindahan nyata walau akan ku hadapi hari-hari ku yang hampa.

Karena kau tercipta tuk temani ketenangan hati yang terjaga.  (My family and people my closest)