“PILIHAN”

Manusia selalu dihadapkan pada beberapa pilihan. Namun tidak jarang pilihan itu mengerucut menjadi hanya 2 pilihan.

Tidak ada pilihan terbaik di antara kedua pilihan tersebut, masing-masing memiliki hasil, konsekuensi & resiko tersendiri.

Contoh kasus, Ketika seorang tentara mendapat perintah ke medan perang, maka dia punya dua pilihan.

Pilihan pertama : Patuhi perintah berangkat ke medan perang, dengan konsekuensi meninggalkan keluarga dan resiko menderita atau bahkan mati.

Pilihan kedua : Tidak mematuhi perintah, dengan konsekuensi dipenjara & dipecat dari tentara.

Tidak ada pilihan yang tepat untuk semua orang. Tidak ada pilihan yang terbaik, yg ada adalah pilihan yang cocok bagi yang akan melaksanakan, karena dialah orang pertama & utama yang akan menanggung akibat dari pilihan tersebut.

Apapun pilihan, yang paling penting dia tahu & siap menanggung efek, konsekuensi & resiko dari pilihan.

Namun tidak jarang seseorang memilih pilihan ketiga, menunda dengan mendua-hati. Menunda-nunda menentukan pilihan. Menunda sampai waktu yang tidak jelas.

Menunda dengan berharap terjadi suatu perubahan yang sudah diyakini sangat sulit terjadi. Contoh kasus tentara, menunda memilih karena berharap bisa berangkat namun tanpa resiko mati atau  tidak berangkat tapi tidak dipecat. Akibatnya,  jika ia memilih berangkat, ia berangkat dengan ragu,  ragu melangkah, ragu bertindak,  yang justru  membuat resiko kematian semakin besar.Dia pun bimbang untuk tidak berangkat, takut dihukum dan dipecat.

Jadi Jangan menunda-nunda dalam kebimbangan yang berlarut-larut, hal ini sama artinya memperlama hidup dalam ketidak-nyaman.

Buat keputusan, pilih salah satu pilihan & nikmati.

“HIDUP ITU MEMILIH, TIDAK ADA KEPUTUSAN YANG SALAH MELAINKAN YANG SALAH ADALAH TIDAK MEMBUAT KEPUTUSAN”

dr. untung setosa

Respond to this post