Aku…..Aku Masih terus berfikir dan tak kan pernah berhenti untuk memahi diri.
mencoba merasakan langkah kaki agar menjadi lebih menyatu dalam hati .
Mengenang mu tak lebih dari sebuah peluh yang harus terus ku basuh.
Terasa perih dibibir jika tersentuh.
Terasa mengeluh jika masih terjatuh.
Aku tak dapat mencari asa yang lebih tersadar jika hari-hari ku mulai terujung.
Aku pun tak dapat mencari waktu yang baru jika roda ku masih murung.
Mungkin aku salah memahami tapi aku selalu mencoba mengerti.
Kau perlahan datang dan pergi tapi hati ini masih bimbang tuk memiliki.
Hanya kata “U Really…” , karena dirimu adalah mimpi yang tak pernah aku mengerti. ( moment of 15/11/2008)



