“whole hearted”

Saat mengenal mu dari awal, saat itu pula aku mulai mengetahui makna apa yang tertanam dalam hati ku.

Saat hari-hari itu kita jalani, Aku tak tahu apa itu benar atau hanya suatu makna bahwa aku ingin memiliki mu. tp kini aku tdk bisa menjadi apa yang kamu mau.

Aku pun tak mampu bertahan………

Berfikir tuk segala firasat curiga mu yang selalu kau ungkap, berhenti satu langkah saat terdiam. Itulah hari-hari kita saat bersama.

Kini hanya kata “whole hearted” kau ungkapkan sampai disini, GOOD BYE……!

(12-12-08/jauh kau berlari meninggalkan ku)

“…I LUV U AYAH….”

Seperti biasa Dwi (AYAH), Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Budi, putra keduanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur ?” sapa Dwi sambil mencium anaknya.

Biasanya Budi memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang Ayah menuju ruang keluarga, Budi menjawab, “Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah ?”
“Lho tumben, kok nanya gaji Ayah ? Mau minta uang lagi, ya ?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja” ucap Budi singkat.
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp. 400.000,-. Setiap bulan rata-rata dihitung 22 hari kerja. Sabtu dan Minggu libur, kadang Sabtu Ayah masih lembur. Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo ?”

Budi berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar sementara Ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Dwi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Budi berlari mengikutinya.
“Kalo satu hari Ayah dibayar Rp. 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Ayah digaji Rp. 40.000,- dong” katanya.
“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, tidur” perintah Dwi.

Tetapi Budi tidak beranjak. Sambil menyaksikan Ayahnya berganti pakaian, Budi kembali bertanya, “Ayah…aku boleh pinjam uang Rp. 5.000,- enggak ?” Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini ? Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah”.
“Tapi Ayah…”
Kesabaran Dwi pun habis. “Ayah bilang tidur !” hardiknya mengejutkan Budi. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya.
Usai mandi, Dwi nampak menyesali hardiknya. Ia pun menengok Budi di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Budi didapati sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp. 15.000,- ditangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Dwi berkata, “Maafkan Ayah, Nak, Ayah sayang sama Budi. Tapi buat apa sih minta uang malam-malam begini ? Kalau mau beli mainan, besok kan bisa. Jangankan Rp. 5.000,- lebih dari itu pun Ayah kasih” jawab Dwi.

“Ayah….aku enggak minta uang. Aku hanya pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini”.

“lya, iya, tapi buat apa ?” tanya Dwi lembut.

“Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit aja. Mama sering bilang kalo waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau ganti waktu Ayah. Aku buka tabunganku, hanya ada Rp. 15.000,- tapi karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp. 40.000,- maka setengah jam aku harus ganti Rp. 20.000,-. Tapi duit tabunganku kurang Rp. 5.000, makanya aku mau pinjam dari Ayah” kata Budi polos.

Dwi pun terdiam. ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat dengan perasaan haru.

Dia baru menyadari, ternyata limpahan harta yang dia berikan selama ini, tidak cukup untuk “membeli” kebahagiaan anaknya.

(I LOVE PAPA, AYAH, dsb…)

“Skype oh Skype”

Dah lama nih gak ada nulis diblog, biasa lg sibuk gak nentu aja.hehehe…….!

Sekarang aku dapat mainan baru uey, nama-nya skype dan enak bgt buat ngobrol dan chat. Baru juga sih aku gunainnya, tp banyak banget kelebihannya disini.Dari cara mulai mendaftarkannya saja sangat easy banget. Ini keterangan umum tentang skype.

Skype adalah suatu program perangkat lunak  yang diciptakan oleh dalam bahasa swedia dan  Denmark yang diciptakan oleh pengusaha  Niklas Zennstrom dan Janus Friis. Skype mengijinkan para pemakai untuk membuat percakapan telepon di  Internet ke Skype para pemakai lain gratis, atau ke landlines dan sel menelpon asal membayar. Skype adalah suatu teks dan suara mendasarkan messaging sistem sesaat, yang cara bekerjanya berdasar pada  teknologi VOIP. Kamu dapat mendownload perangkat lunak skype dari website  www.skype.com, kemudian kamu dapat bertemu dengan orang-orang yang dibukukan ke dalam skype dan juga memanggil  orang-orang di negara-negara berbeda jika kamu mempunyai kartu langganan dari skype.   Corak tambahan meliputi sekejap/saat tertentu [yang] messaging, perpindahan file, [jasa;layanan] pesan pendek/singkat, video [yang] conferencing dan kemampuan firewalls nya yang canggih. Skype adalah suatu freeware sedemikian sehingga untuk dapat mendownload secara cuma-cuma. Skypeout mengijinkan para pemakai Skype untuk menghubungi nomor telepon tradisional, termasuk telepon gesit, dengan pembayaran. Skypein mengijinkan  para pemakai Skype untuk menerima menyebut komputer mereka yang dhidupkan oleh para pelanggan telepon reguler kepada suatu Skype nomor telepon lokal. Jaminan komunikasi adalah suatu corak Skype. Pemakai Skype tidaklah dilibatkan di (dalam)  memproses  encryption  dan oleh karena itu tidak mempunyai  hubungan dengan isu publik dalam infrastruktur. Skype secara melaporkan menggunakan teknik encryption tetapi tidak memiliki, secara luas dipercayai: RSA untuk negosiasi kunci dan Mengedepan Encryption Standard ke encrypt percakapan. Skype menyediakan suatu sistem pendaftaran tak terkendalikan untuk para pemakai: pendaftaran tidak memerlukan bukti identitas. Pekerjaan ini jalan dua arah: kamu dapat menggunakan sistem dengan aman tanpa menyatakan real-life identitas mu ke para pemakai  lain menyangkut sistem, tetapi pada sisi lain kamu tidak punya jaminan bahwa orang yang kamu ajak bicara adalah orang yang sama dalam kehidupan nyata. Orang yang kamu ajak bicara adalah pribadi yang kamu percaya, bukan identitasnya, dengan nama panggilan yang didaftarkan pada Skype dan trik pengguna yang naif sampai para pengguna yang menolak informasi yang dikirimkan oleh program ini.download_windows

ketentuannya cara awal mendapatkan skype sebagai berikut :

  • kamu terlebih dahulu download skype.setup, software ini bisa kamu dapatin di www.skype.com (free kok software ini).
  • Install deh skype yang kamu download tersebut.
  • setelah penginstall-an selesai—kamu bisa mendaftarkan ID kamu disana dengan cara masukkan username, password, alamat email kamu (terserah aja kok). Kalau mau baca ada kok ketentuannya disana.
  • setelah pendaftaran selesai—kamu bisa langsung menggunakan fasilitas skype deh. gak ada konfirmasi lagi kok.

mudah kan cara pendaftarannya dan fasilitas yang ditawarkan disana sangat menarik. dari mulai chat, voice, vidoe call, VoIP dan conference ada semua disana. Yang menjadi keunggulan di skype ini adalah suara yang jernis dalam penggunaan voice dan pada vidoe call-nya menghasilkan gambar yang jernih (pokoknya skype memberikan solusi bagi anda yang mobile :D ).

“KISAH POHON APEL”

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang

bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari.

Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya,

tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat

mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak

kecil itu. Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan

tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya.

Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. “Ayo ke sini

bermain-main lagi denganku,” pinta pohon apel itu. “Aku bukan anak kecil

yang bermain-main dengan pohon lagi,” jawab anak lelaki itu.”Aku ingin

sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya.”

Pohon apel itu menyahut, “Duh, maaf aku pun tak punya uang… tetapi kau

boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang

untuk membeli mainan kegemaranmu.” Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu

memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita.

Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu

kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya

datang. “Ayo bermain-main denganku lagi,” kata pohon apel. “Aku tak punya

waktu,” jawab anak lelaki itu. “Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami

membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?” Duh, maaf

aku pun tak memiliki rumah.

Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu,” kata

pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon

apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat

anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon

apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa

sangat bersuka cita menyambutnya.”Ayo bermain-main lagi denganku,” kata

pohon apel.”Aku sedih,” kata anak lelaki itu.”Aku sudah tua dan ingin hidup

tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah

kapal untuk pesiar?”

“Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan

menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan

bersenang-senanglah.”

Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal

yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui

pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. “Maaf

anakku,” kata pohon apel itu. “Aku sudah tak memiliki buah apel lagi

untukmu.” “Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah

apelmu,” jawab anak lelaki itu.

“Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat,” kata pohon

apel.”Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu,” jawab anak lelaki itu.”Aku

benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang

tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini,” kata pohon

apel itu sambil menitikkan air mata.

“Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang,” kata anak lelaki.

“Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah

sekian lama meninggalkanmu.” “Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar

pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari,

marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang.”

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon.

Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya.
KISAH POHON APEL

KISAH POHON APEL

NOTE :
Pohon apel itu adalah orang tua kita.
Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.
Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.
LoVe Ur mOm n daD fren……

“Apa benar pernikahan didasari kecocokan?”

Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng…
Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah…(That simple?……..)

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar.. Lalu apa?

MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya. Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?

Harus ada ‘Komunikasi Dua Arah’,
‘Ada kerelaan mendengar kritik’,
‘Ada keikhlasan meminta maaf’,
‘Ada ketulusan melupakan kesalahan’
dan ‘Keberanian untuk mengemukakan pendapat’.

Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.
MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil.
MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan di mana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga. Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-
bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama…

MENIKAH bukan didasari atas kesucian diri, tapi kesucian hati. Apalah artinya MENIKAH apabila tidak suci hati. Diri yang kotor dapat mudah diperbaiki, namun hati yang kotor tak mudah diperbaiki.

MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami orang lain…?? Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup…??

MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk ‘Menerima’ dan ‘Memaafkan’.

Dengan kata lain, MENIKAH merupakan penggabungan dua bagian yang saling berbeda untuk dicari kecocokannya, bagaikan mur dan baut, bukan persamaan yang dangkal, bukan pula persamaan yang terlihat indah di mata. Perbedaan harus dicari kecocokan bukan persamaan. Perpisahaan dengan alasan perbedaan adalah alasan yang naif, dan dibuat-buat.

by teman